“Kami sudah berkomunikasi dengan beberapa partai, seperti Gerindra di Jawa Barat melalui Pak Taufik Hidayat, dan Golkar yang juga sedang menunggu keputusan DPP Partai Golkar. Kami juga membuka komunikasi dengan Bima Arya dan partai-partai di luar Koalisi Indonesia Maju, seperti PPP, PKS, Nasdem, dan PKB,” kata dia.
PDIP juga menyiapkan skenario terburuk jika diperlukan. Sehingga fleksibel dalam menghadapi berbagai skenario. Apakah PDIP akan berada di posisi nomor 1 atau nomor 2.
“PDIP tetap berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal bagi rakyat dan negara,” pungkasnya. (*)



























