Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 12 Nov 2024 21:24 WIB

FGD Bandungku Sehat Mental, Haru: Kesehatan Mental Terjaga, Produktifitas Terjaga


					FGD Bandungku Sehat Mental, Haru: Kesehatan Mental Terjaga, Produktifitas Terjaga Perbesar

BANDUNG – Selain kesehatan fisik, kesehatan mental merupakan salah satu faktor untuk mengindikasikan kebahagiaan masyarakat, sehingga kesejahteraan suatu daerah dapat ternilai.

Hal tersebut diungkapkan Calon Walikota Bandung nomor urut 2, Haru Suandharu usai hadiri Forum Group Discussion ‘Bandungku Sehat Mental’, Di Kawasan Jalan Riau, Bandung, Selasa (12/11/2024).

Menurut Haru, pemerintah yang peduli akan kesehatan mental masyarakat nya, khususnya gen-Z yang dinilai rawan terkena gangguan mental, dapat dijadikan modal sosial untuk pembangunan suatu daerah.

“Jadi intinya masalah kesehatan mental itu terkait erat dengan masalah kepercayaan. saling percaya, nah itu bagaimana bisa kita bangun ya iklim ekosistem untuk kita bisa saling percaya. Karena kalau kita bisa saling percaya, itu merupakan modal sosial,” ungkap Haru.

Baca Juga :  Besarnya Potensi Atlit Kota Bandung Yang Masih Kurang Perhatian Pemerintah

“Kalau kita itu saling percaya kita akan bahagia, dan kalau bahagia kita lebih sejahtera. Jadi bukan kesejahteraan membuat orang bahagia, bukan. Bahagia dulu percaya dulu baru sejahtera,” sambungnya.

Haru menambahkan, dengan kesehatan mental yang terjaga, maka akan menghasilkan sesuatu yang produktif.

“Sekarang bagaimana kebijakan pemerintah kota ya kan itu harus membangun modal sosial tadi, berupa program dan kebijakan,” katanya.

Baca Juga :  Pasar Gedebage Alami 2 Kali Perpindahan, Dhani: Tidak Ada Lagi Relokasi

Ditempat yang sama, aktivis pemerhati kesehatan mental, Firmansyah mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam pemerintahan untuk mensosialisasikan kesehatan mental, sangat diperlukan. Demi terciptanya kesejahteraan masyarakat, yang diawali dengan kesehatan mental-nya sebagai pondasi utama.

“Ini mudah-mudahan bisa kita gaungkan, untuk membangun trust di antara masyarakat khususnya didorong oleh kaum generasi Z ya, dengan memastikan bahwa kita bersosialisasi dalam masyarakat dan membangun kepercayaan demi kebahagiaan,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DPRD Jabar Soroti Kinerja Pemprov dari LKPJ 2025

2 April 2026 - 20:30 WIB

Kasus Campak Melonjak, Dinkes Jabar Akselerasi ORI

2 April 2026 - 19:27 WIB

Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Lakukan WFH Sekali dalam Satu Pekan

2 April 2026 - 19:19 WIB

Idrus Marham Pastikan, Musda XI Golkar Jabar Jadi Momentum Perkuat Komitmen untuk Rakyat

2 April 2026 - 19:04 WIB

Jasa Raharja Cabang Bandung Melaksanakan Pendataan Kendaraan Bersama Mitra Terkait

2 April 2026 - 09:03 WIB

Pengundian Gebyar Pajak “Urang Cikarang” di Kantor Samsat Kab Bekasi

1 April 2026 - 20:48 WIB

Trending di Berita Daerah