Terpisah, Dedi mengatakan ini dilakukan supaya penerima bantuan bukan masyarakat itu-itu saja. Maka dari itu, perlu dilakukan integrasi dari pusat hingga daerah.
“Seluruh bantuan pemerintah nanti akan dilakukan diintegrasikan dan keluarga berencana. Jangan sampai kesehatannya dijamin, kelahirannya dijamin, tapi negara menjamin keluarga itu-itu juga yang dapat beasiswa keluarga dia,” kata dia.
Akibatnya, banyak masyarakat lainnya yang tidak terakomodir. Selain itu, anggaran pemerintah juga habis untuk bantuan. Tidak dapat memfasilitasi kebutuhan lain untuk pelayanan publik.
“Makanya berhentilah bikin anak, kalau tidak sanggup menafkahi dengan baik,” tandasnya.

























