“Total bantuan untk korban Sumut, kami belanjakan beras 4, 25 ton, gula pasir 20 kg, 20 kardus mie instan dan air mineral, 17 dus susu, biskuit bayi 50 dus, ikan asin 100 kg, selimut, obat-obatan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
IPDN-Kemendagri sebagai pelayanan masyarakat konsisten untuk selalu menjadi yang pertama, bergerak cepat menuju wilayah yang terkena bencana. Ini bukan kali pertama IPDN hadir di Sumbar, pada bencana longsor dan banjir bandang lahar dingin tahun 2024 yang lalu, IPDN proaktif memberikan bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, begitupun kala terjadi bencana gempa di Kabupaten Cianjur, perwakilan praja dan civitas akademika membangun posko bencana dan membantu masyarakat disana selama beberapa hari.


























