Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 26 Okt 2024 19:39 WIB

Kunjungi Sentra Boneka, Haru: Ekosistem Kreatif Bandung Perlu Digenjot Lagi


					Kunjungi Sentra Boneka, Haru: Ekosistem Kreatif Bandung Perlu Digenjot Lagi Perbesar

Di beberapa titik juga memiliki ciri khas usaha. Misalnya Cibaduyut dengan kerajinan sepatu, Cibuntu dengan tahunya, Binong dengan rajut ataupun Cigondewah dengan sentra kainnya. Beberapa di antaranya juga telah diluncurkan Pemkot Bandung sebagai kampung wisata kreatif.

Haru menuturkan, pihaknya sebenarnya kurang begitu suka dengan program yang cenderung seremonial, tapi kurang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Saya termasuk yang enggak suka ya dengan program yang basa-basi, hanya ngasih judul doang, gunting pita doang terus udah aja gak ada kejelasan,” cetusnya.

Baca Juga :  Zayn House, UMKM Rumahan dengan Koleksi Ekslusif

Haru menjanjikan bahwa pihaknya lebih ingin memberikan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan para penggiat. Misal terkait para pelaku usaha kreatif, UMKM, ataupun seperti para produsen boneka.

“Misal dengan membuat event, membantu pameran, membantu perizinan membantu permodalan, melakukan pendampingan, itu semua bisa dilakukan oleh pemerintah kota asalkan mereka komitmen, dan insyallah kami (Haru-Dhani) berkomitmen dengan itu,” jelasnya.

Haru menuturkan, dari perbincangan yang beberapa kali dilakukan, pelaku usaha di Bandung juga mengalami tantangan turunnya daya beli dari masyarakat. Masalah itu nampaknya merata dialami para pelaku usaha di Kota Bandung. Bahkan secara nasional.

Baca Juga :  KDRT Masih Merajalela, HD Siapkan Program Bantuan Hukum

“Makanya kuncinya pemerintah harus membangun ekosistem, pemerintah menggerakkan mesin ekonomi, pemerintah menggunakan uangnya yang terbatas, menggunakan kewenangannya yang juga terbatas untuk bisa mendorong pelaku usaha berkembang,” urainya.

Bahkan menurut Calon Walikota Bandung nomor urut 2, Haru Suandharu, produk yang dihasilkan oleh pengusaha boneka tidak perlu diragukan lagi.

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Menteri PKP meninjau Rusun ASN Kejati Jabar Lampaui Target Pembangunan

14 April 2026 - 11:45 WIB

Transportasi di Sulawesi Selatan Kian Aman bagi Masyarakat, Jasa Raharja Perkuat Sistem Lewat Pendekatan Penta Helix

13 April 2026 - 19:32 WIB

PJ Samsat Kota Banjar Laksanakan Kegiatan SIGAP Instansi di PT Sari Mekar Guna Optimalisasi Pendapatan SWDKLLJ

13 April 2026 - 19:05 WIB

Penguatan Edukasi Keselamatan melalui Program Pengajar Peduli Lalu Lintas oleh Jasa Raharja di SMA Negeri 1 Ciampel

13 April 2026 - 19:02 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kembali Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bersamaan dengan Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor di Pelabuhan Ratu

13 April 2026 - 18:29 WIB

Jasa Raharja Jabar Gelar MUKL dan Pelatihan PPGD di Samsat Outlet Baleendah

13 April 2026 - 06:46 WIB

Trending di Berita Daerah