BANDUNG – Polda Jawa Barat melalui Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan pimpinan serikat pekerja dan serikat buruh di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (17/3/2026) ini menjadi upaya mempererat komunikasi serta menjaga hubungan industrial yang harmonis di wilayah Jawa Barat.
Acara tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Sambel Hejo Natuna. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Intelkam Polda Jawa Barat untuk membuka ruang dialog yang lebih humanis antara aparat kepolisian dan elemen buruh.
Dalam undangan resmi, para pimpinan organisasi buruh diminta hadir dengan mengenakan seragam kebanggaan organisasi masing-masing.
Pertemuan ini diharapkan menjadi sarana komunikasi yang lebih terbuka dalam membahas berbagai isu ketenagakerjaan di Jawa Barat.
Sejumlah pimpinan serikat pekerja/serikat buruh tingkat Jawa Barat yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dadan Sudiana (SPN), Dede Rahmat (FSPMI), Ajat Sudrajat (SBSI ’92), Iyan Sopyan (ABJ), Robi (RTMM SPSI), Opik Taufik (RTMM SPSI), Agus Hoerudin (RTMM SPSI), Edi Suherdi (KEP SPSI), Rizky Januar Rachmat (KEP SPSI), M. Sidarta (LEM SPSI), Adang Sutisna (TSK SPSI), Sudaryanto (KASBI), Rismanto (KASBI), serta Baharudin S (KSBSI).
Hadir mewakili Polda Jawa Barat dalam kegiatan tersebut, AKBP M. A. Taufan T. S, S.H. selaku Kasubdit Sosbud Ditintelkam Polda Jawa Barat yang turut menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan sinergi antara aparat kepolisian dan elemen buruh.
Salah satu organisasi yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Aliansi Buruh Jawa Barat (ABJ). Kehadiran ABJ bersama sejumlah organisasi buruh lainnya menunjukkan pentingnya peran serikat pekerja dalam menjaga dinamika ketenagakerjaan yang sehat di Provinsi Jawa Barat. Selain ABJ, beberapa konfederasi dan federasi besar seperti KSPSI, FSPMI, KSBSI dan SBSI juga turut hadir dalam agenda tersebut.
























