BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya bersama stakeholders terkait akan mengevaluasi program Citarum Harum.
Dimana diakui Bey Machmudin, program Citarum Harum telah berjalan maksimal seiring dengan adanya perbaikan kualitas air sungai dengan panjang 297 kilometer tersebut.
“Sudah ada peningkatan cukup baik dan Minggu depan akan ada evaluasi besar tentang Citarum,” ujar Bey Machmudin di DPRD Jabar baru-baru ini.
Selain itu lanjut dia, pada Agustus kelak akan dilaksanakan peringatan program Citarum Harum, yang telah dilaksanakan sejak 2018 silam.
Nantinya kata dia, akan diputuskan bagaimana sikap pemerintah terkait penanganan program Citarum Harum di kemudian hari.
“Nanti akan diputuskan, apakah akan dilanjutkan atau bagaimana kedepannya. Yang pasti harus ada gerakan, tetap memelihara sungai-sungai. Tidak hanya Citarum kedepannya karena banyak sungai lain,” ucapnya.
Sebelumnya, Indeks Kualitas Air Sungai Citarum yang sebelumnya anjlok drastis di 33,0 poin dan masuk kategori cemar berat, sekarang sudah mengalami perbaikan. Dimana berdasarkan kajian di penghujung 2022 lalu, Indeks Kualitas Air naik signifikan mencapai 51,01 poin dan masuk dalam cemar ringan.
Perkembangan ini sejatinya dapat diapresiasi, karena memang tidak mudah untuk mengembalikan kualitas air Sungai Citarum untuk kembali pulih. 12 program yang dicanangkan, pelan tapi pasti menunjukkan capaian positif. Ini menjadi bukti, bahwa dengan kebersamaan sungai tersebut dapat menghidupi makhluk hidup di sekitarnya.
Ini tidak lepas didukung dengan adanya Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

























