BANDUNG — Polda Jawa Barat menggelar silaturahmi bersama 30 pimpinan dan sekretaris dari 15 organisasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) se-Jawa Barat di Riung Mungpulung Mapolda Jabar, Kamis (6/8/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis guna menjaga kondusivitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) sekaligus mendorong penyelesaian berbagai dinamika hubungan industrial di wilayah Jawa Barat.
Mengusung tema “Sinergi Polda Jabar dengan Serikat Pekerja / Buruh: Jaga Rawat Kamtibmas, Wujudkan Kesejahteraan Tenaga Kerja”, kegiatan ini menjadi ruang dialog proaktif antara jajaran Kepolisian dan perwakilan buruh.
Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa buruh memiliki peran vital dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif. Hal ini dinilai penting untuk menjamin ketersediaan serta perluasan lapangan kerja di Jawa Barat. Melalui jargon “Jaga Rawat Jawa Barat”, Polda Jabar mengedepankan prinsip kerja Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif.
“Polda Jabar berkomitmen mengawal iklim investasi yang sehat dengan menjamin kepastian hukum, sekaligus membuka ruang penyampaian aspirasi secara terbuka, tertib, dan konstruktif sesuai koridor hukum yang berlaku,” ujar Kapolda Jabar di hadapan para pimpinan serikat.
Sebagai bentuk langkah konkrit penanganan isu perburuhan, Kapolda mengumumkan optimalisasi fungsi Desk Ketenagakerjaan yang ditempatkan di bawah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar. Unit ini bertindak sebagai leading sector untuk menerima dan menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana ketenagakerjaan secara transparan, profesional, dan objektif.



























