Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Nasional · 17 Jan 2023 17:30 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Sumedang Turunkan Stunting Berbasis Digital


					Presiden Joko Widodo saat membuka Rakornas Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi yang diikuti para Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia di Sentul International Convention Center Bogor, Selasa (17/01). Perbesar

Presiden Joko Widodo saat membuka Rakornas Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi yang diikuti para Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia di Sentul International Convention Center Bogor, Selasa (17/01).

BOGOR (Pajajaran Ekspres) — Presiden Joko Widodo memuji keberhasilan Kabupaten Sumedang dalam menurunkan angka stunting berbasis platform digital.

Hal tersebut ia sampaikan dalam Rakornas Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi yang diikuti para Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia di Sentul International Convention Center Bogor, Selasa (17/01).

“Platform aplikasi itu sangat penting untuk memonitor mereka (yang stunting) pada kondisi seperti apa sehingga saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kabupaten Sumedang yang memanfaatkan platform teknologi dalam memonitor stunting,” ujar Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  PT Jasa Raharja Menggelar Aksi Simpatik dengan melakukan Kunjungan Monitoring dan Memberikan Bingkisan Kepada Petugas Pos Pelayanan TerpaduMudik Lebaran

Jokowi menyebutkan, Kabupaten Sumedang merupakan Kabupaten terhebat dalam penurunan angka stunting.

“Di Kabupaten Sumedang tiga tahun yang lalu Sumedang mencapai 32 % dan di Tahun 2022 sudah turun jadi 7 %,” ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi pada kesempatan tersebut meminta Bupati Sumedang untuk menyampaikan paparannya di hadapan para kepada daerah yang lain di Indonesia tentang apa yang telah dilakukan oleh Kabupaten Sumedang terkait platform digital e- Simpati.

Baca Juga :  Meraih Faidah Puasa dalam Aspek Agama, Sosial, dan Kesehatan

“Sudah saya perintahkan (Bupati Sumedang) apa sih, platformnya seperti apa, aplikasinya seperti apa,” ujarnya.

Terakhir Jokowi meminta agar platform yang dibuat oleh Kabupaten Sumedang dapat ditiru oleh Kabupaten/Kota lain di Indonesia.

“Yang lain tinggal tiru atau copy saja (dari Kabupaten Sumedang),” katanya.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Petani penyewa lahan PTPN di Pangalengan Dipolisikan Gegara Diduga Lakukan Pengrusakan Perkebunan PTPN

12 Maret 2026 - 17:28 WIB

Summarecon Mall Bandung Hadirkan “Harmony of Ramadan”, Hiburan Budaya hingga Festival Kuliner

12 Maret 2026 - 13:11 WIB

Jasa Raharja Turut Serta Melakukan Ramcheck dengan Dishub Karawang Menjelang Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 10:26 WIB

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

12 Maret 2026 - 09:45 WIB

Jasa Raharja Siap Siaga Hadapi Lebaran 2026, Kanwil Jawa Barat Gelar Apel Kesiapsiagaan

12 Maret 2026 - 09:38 WIB

Diskusi KUHAP Baru: Dr. Parlindungan Banjarnahor Sebut Advokat Harus Siap

12 Maret 2026 - 00:06 WIB

Trending di Berita Daerah