Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 24 Jul 2024 16:20 WIB

Ramai Anggaran Program Makan Gratis Dipangkas, Haru: Jangan Terprovokasi


					Ramai Anggaran Program Makan Gratis Dipangkas, Haru: Jangan Terprovokasi Perbesar

BANDUNG – Program makan siang bergizi yang menjadi janji kampanye Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Bagaimana tidak, rencana pemangkasan anggaran untuk program tersebut menjadi sorotan utama mengingat dari yang semula di rencanakan Rp. 15.000 per anak di pangkas menjadi Rp. 7500 per anak, sontak saja hal itupun menuai kegaduhan di masyarakat.

Kendati demikian menurut, Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu, terlalu dini jika masyarakat sudah terprovokasi padahal pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pun belum di lantik.

Baca Juga :  Dipastikan Jalanan Membiru, Bobotoh Diimbau Untuk Tertib

Menurutnya, masyarakat perlu memberikan ruang bagi Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk membangun skema terbaik, sehingga janji kampanye yang dulu di sampaikan bisa di realisasikan.

“Kan pemerintahan baru juga belum ya, jadi saya kira ya kasih ruang dulu aja, kan pemerintahan pak prabowo nya juga belum di lantik juga, jadi ya udah kita tunggu di lantik aja dulu denga DPR RI yang baru, kabinet yang baru, nah baru gimana pertanggung jawaban janji janjinya kepada masyarakat seperti apa, saya kira kalau sekarang masih terlalu dini ya mengomentari itu,”katanya. Rabu (24/7/2024).

Baca Juga :  Gelaran Kampanye Damai, Haru: Mari Tolak Kampanye Hitam Dan Hoaks

Lebih lanjut dikatakan Haru, kunci penting yang harus di perhatikan pemerintah yakni keterbukaan, mengingat kepercayaan publik menjadi hal yang sangat penting dalam membangun NKRI.

“Saya kira kalau sudah jadi janji kan harus di penuhi, jadi itu yang beneran baik, memang kalau tidak sanggup ya harus bilang, intinya terbuka lah, dengan masyarakat itu harus terbuka. Pemerintahan itu kan harus good goverment dan trusted,”terangnya.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Respons Cepat Kasus Perundungan Asrama, Telkom University Tindak Tegas Pelaku

11 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Melalui Retrospeksi Korban Laka Lantas, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Prioritas

9 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Gerak Cepat Jasa Raharja dalam Penanganan Santunan Kecelakaan Lalu Lintas di Purwasari, Karawang

9 Oktober 2026 - 07:26 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Bersama Tim Pembina Samsat Laksanakan Operasi Khusus ke Kopja Sonya Wahana Cakti Kabupaten Ciamis

9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Pt Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Rekonsiliasi Dan Verifikasi Invoice Dengan Buku Tarif Bersama Rumah Sakit Di Kabupaten Garut

9 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas, Jasa Raharja Purwakarta Bersama Satlantas Polres Subang Gelar Safety Campaign dan Aksi Simpatik

9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Trending di Berita Daerah