Maka dari itu dia sangat berharap, ASN dan pejabat di lingkungan Pemprov Jabar serius menjalankan Friday Car Free sebagai komitmen bersama, membudayakan penggunaan transportasi publik di Bandung Raya.
“Jangan sampai kita ingin masyarakat menggunakan angkutan umum. Terus menyiapkan rute. Misal Kebonkalapa-Dago. Tapi bagaimana Dago menuju Dipatiukur atau Tamansari seperti apa. Itu harus dipikirkan. Apakah ke depan nanti misalnya kantor pemerintah ada looping itu nanti kita pikirkan juga. Kita ingin mulai dari kami dulu, jangan bicara angkutan umum, angkutan publik kalau kita sendiri tidak menjalankannya,” pungkasnya.


























