BANDUNG – Wahyu Mijaya janji tidak akan lepas tangan di pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat 2024, meski kini dirinya turut menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Cirebon.
Wahyu mengatakan, statusnya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat masih tetap akan melekat, berikut dengan tanggungjawabnya. Termasuk mengenai pakta integritas, siap mundur bila pelaksanaan PPDB 2024 terjadi kecurangan.
Wahyu mengaku siap bersinergi dengan Pelaksanan Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Jabar, yang akan ditunjuk Pj Gubernur Bey Machmudin, dalam mengawal pelaksanaan PPDB 2024.
“Untuk PPDB, Pak Gubernur akan angkat Plh di Disdik. Saya nanti kan tetap bersama-sama, membangun kerjasama dengan Plh,” ujar Wahyu usai pelantikannya di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 17 Mei 2024.
Dia melanjutkan, persiapan yang telah dilakukan diharapkan dapat berjalan sesuai rencana, sehingga pelaksanaan PPDB 2024 tingkat SMA, SMK dan SLB di Jawa Barat bisa berjalan sesuai harapan.
“Beberapa hal yang sudah kita lakukan, persiapan sampai saat ini itu bisa dilaksanakan sesuai rencana kita. Tetap (monitor),” ucapnya.
Mengingat, PPDB 2024 tak lama lagi akan dimulai. Tepatnya pada 3-7 Juni untuk tahap 1 dan 24-28 Juni pada tahap 2. Total 700 ribuan kuota disiapkan, dengan rincian 300 ribuan kuota di SMK/SMK negeri dan sisanya adalah sekolah swasta.
Pendaftaran PPDB 2024 tingkat SMA, SMK dan SLB akan dibagi dalam empat jalur, yaitu zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orangtua atau wali dan prestasi. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi SapaWarga dan situs resmi Disdik Jabar.


























