Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 21 Nov 2024 15:43 WIB

Bey Machmudin Tegaskan TPP ASN Pemprov Jabar Aman


					Bey Machmudin Tegaskan TPP ASN Pemprov Jabar Aman Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan, tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) ASN di lingkungan pemerintah provinsi (Pemprov) aman.

Ini ditegaskan Bey Machmudin, menyusul munculnya rumor yang menyebut TPP bakal dihapus oleh salah satu pasangan calon Pilgub Jabar.

Dia memastikan hal tersebut tidak benar, khususnya pada TPP ASN Pemprov Jabar saat ini, karena sudah dialokasikan dalam APBD 2024.

“Sampai hari ini dari APBD masih ada. Tidak ada itu (penghapusan TPP),” ujar Bey Machmudin di Kota Bandung, Kamis 21 November 2024.

Dia meminta, jangan ada manuver dari ASN yang dapat memengaruhi netralitas. Apalagi mengenai TPP, dimana tegas Bey Machmudin tetap berjalan normal.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Siap Eksekusi Program Makan Bergizi Gratis, Tunggu Instruksi Kemendagri

“ASN harus netral tidak ada itu di APBD masih sesuai dengan kebutuhan dan tidak ada. TPP tidak ada, rencana pengurangan tidak ada (isu itu) tidak ada. Jadi dari hal APBD aja tidak ada pengurangan, jadi tidak perlu khawatir. Tapi saya juga minta ASN harus netral dan ASN bisa nanya ke kami,” ucapnya.

Sebelumnya, salah satu peserta Pilgub Jabar 2024, Dedi Mulyadi mengungkapkan adanya isu yang menyudutkannya. Tersebar rumor, bahwa dirinya bakal menurunkan TPP bila terpilih menjadi Gubernur Jabar.

Baca Juga :  Bey Machmudin Kecewa Rekrutmen Program JFLS 2024 Tidak Transparan

Isu ini mengemuka dan masuk ke telinganya, bahkan berkembang di lingkungan ASN Pemprov Jawa Barat. Menanggapi hal itu, Demul menegaskan hal ini tidak benar adanya.

“Tidak ada sama sekali niatan atau rencana menurunkan tunjangan perbaikan penghasilan para pegawai Pemprov Jabar. Itu isu menyesatkan yang sengaja dilemparkan oleh pihak tak bertanggungjawab,” kata Demul.

Demul menuding, isu itu sengaja dibuat oleh oknum ASN di Pemprov Jabar yang punya kedekatan atau emosional ke pasangan calon gubernur lain. Meski begitu, dirinya tidak menyebutkan secara pasti siapa pegawai tersebut.

Artikel ini telah dibaca 155 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dan Bpjs Ketenagakerjaan Karawang Perkuat Sinergi Percepatan Jaminan Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

9 Juni 2026 - 15:41 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan DPD Organda Jawa Barat Bahas Peningkatan Pelayanan Keterjaminan Penumpang Umum

9 Juni 2026 - 07:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Dishub Bandung Barat Laksanakan Uji Petik Angkutan Umum di Terminal Lembang

9 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gedung Bersejarah Tempat Soekarno Belajar Kini Jadi Restoran Heritage! 10 Regentstraat Resmi Hadir di Pos Bloc Surabaya

9 Juni 2026 - 06:53 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya dan Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Gelar Audiensi dengan OJK dalam Upaya Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ

8 Juni 2026 - 07:47 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Koordinasi dengan Unit Gakkum Polres Ciamis

8 Juni 2026 - 07:39 WIB

Trending di Berita Daerah