Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Ekonomi · 14 Jan 2023 09:38 WIB

Mengusung Program Creating Share Value, Bio Farma Bina Peternak Milenial


					Mengusung Program Creating Share Value, Bio Farma Bina Peternak Milenial Perbesar

BANDUNG BARAT — Bio Farma, induk Holding BUMNN Farmasi, secara berkelanjutan senantiasa menjaga hubungan dengan masyarakat agar kehadiran Bio Farma selalu dirasakan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Mengusung program community development dan creating share value (CSV), Bio Farma membina 80 peternak generasi milenial yang berasal dari 3 kelompok ternak di desa Mandalamukti, Ciptagumati, dan Cipada Kabupaten Bandung Barat, melalui program Social Enterpreneruship Peternak Milenial.

CSV yang dilakukan oleh Bio Farma yaitu mengintegrasikan isu dan tantangan masyarakat ke dalam suatu bentuk kegiatan atau pendampingan, kemudian penciptaan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Hal ini dituangkan dalam kegiatan TJSL, melalui Program Re-grass & Sustainability Village, karena permasalahan yang teridentifikasi oleh Bio Farma adalah para peternak kesulitan mendapatkan rumput untuk pakan ternak hingga harus mencari ke luar kota, yang nantinya akan berpengaruh terhadap biaya operasional pemeliharaan, kualitas peternakan dan kuantitas yang dihasilkan.

Baca Juga :  Gelorakan Program Pemutihan Pajak Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Bekasi Buka Layanan Samsat Sore di Gedung Juang Tambun

Peternak milenial merupakan potensi yang dikembangkan Bio Farma sehingga dapat menjadi roda penggerak pengembangan kapasitas dan kapabilitas masyarakat bidang peternakan di wilayahnya. Dengan menekankan kepada aspek identifikasi, pengambangan potensi lokal dan pemanfaatan sumberdaya manusia sebagai unsur penting dalam keberlanjutan program, maka muncul sebuah isu dan potensi yang terus bisa dikembangkan yang pada akhirnya pengembangan Program Re-Grass & Sustainability Village yang di implementasikan di Desa Mandalamukti mampu disebarluaskan kembali oleh Kelompok Ternak Domba & Kambing Azkia Raya kepada Kelompok Ternak Domba Bale Sawargi Desa Cipada Kecamatan Cikalong Wetan, dan Kelompok Ternak Domba Panglipur Galih Desa Ciptagumati Kecamatan Cikalong Wetan.

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Rektor IPDN Sebut Para Praja Siap Hadapi Aneka Tantangan Globalisasi

16 April 2026 - 16:29 WIB

Job Fair Universitas Widyatama Sukses Hadirkan Ribuan Pengunjung dalam Dua Hari

16 April 2026 - 12:45 WIB

Jasa Raharja Indramayu Masifkan Sosialisasi Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak 2026

16 April 2026 - 08:25 WIB

Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pelatihan Pertolongan Gawat Darurat Digelar di Desa Wadas

15 April 2026 - 08:42 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Perkuat Koordinasi dengan Organda untuk Tingkatkan Kepatuhan dan Perlindungan Penumpang Umum

15 April 2026 - 08:36 WIB

Menteri PKP meninjau Rusun ASN Kejati Jabar Lampaui Target Pembangunan

14 April 2026 - 11:45 WIB

Trending di Berita Ekonomi