Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 23 Agu 2026 07:06 WIB

Bio Farma Group Satukan Sumber Daya Kesehatan Terpadu untuk Mendukung Penanganan Bencana di Nusa Tenggara Timur


					Bio Farma Group Satukan Sumber Daya Kesehatan Terpadu untuk Mendukung Penanganan Bencana di Nusa Tenggara Timur Perbesar

BANDUNG – PT Bio Farma (Persero), selaku induk Bio Farma Group, bersama Kimia Farma Group dan Indofarma, bergerak sebagai satu kesatuan dalam merespons bencana gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma Group mengerahkan kapabilitas dan sumber daya kesehatan secara terpadu untuk mendukung penanganan dan pemulihan bencana sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Langkah ini selaras dengan tujuan Danantara untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Respons tanggap darurat dilakukan dengan menempatkan kebutuhan masyarakat terdampak sebagai prioritas. Dukungan yang diberikan mencakup vaksin, obat-obatan, vitamin, alat kesehatan, perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), serta berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak dan lokasi pengungsian.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Bio Farma Group menyalurkan 3.000 dosis Vaksin Tetanus Difteri (Vaksin Td) untuk mendukung perlindungan kesehatan relawan dan masyarakat terdampak, sesuai dengan kebutuhan serta ketentuan pelayanan kesehatan.

Bio Farma Group  juga menyalurkan hygiene kit, selimut, makanan dan minuman, susu, serta kebutuhan bayi dan balita, termasuk popok bayi. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan kesehatan dan kebutuhan dasar relawan serta masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap sejak 17 Agustus 2026 dan hingga saat ini masih terus disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur, TNI Angkatan Udara, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta jaringan Bio Farma Group di daerah. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan dan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara efektif.

Baca Juga :  Turut Hadirkan Lingkungan Bersih & Sehat : Bio Farma Menggelar Uji Emisi Kendaraan Roda 4

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero), Shadiq Akasya, menyampaikan bahwa respons Bio Farma Group terhadap gempa bumi di NTT tidak semata-mata berupa penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk memastikan kapabilitas kesehatan yang dimiliki Bio Farma Group memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat menjadi fokus respons kami. Bio Farma Group bergerak sebagai satu kesatuan dengan mengintegrasikan kapabilitas Bio Farma, Kimia Farma Group, dan Indofarma serta berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Kami memastikan sumber daya kesehatan yang kami miliki dimanfaatkan secara tepat, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak,” ujar Shadiq, dalam keterangan resminya.

Menurut Shadiq, kekuatan Bio Farma Group terletak pada kapabilitas antarentitas yang saling melengkapi, mulai dari produk biologi dan vaksin, produk farmasi dan layanan kesehatan, hingga distribusi dan berbagai sumber daya pendukung kesehatan.

Baca Juga :  Tahun 2023 Bio Farma Siap Bertransformasi sebagai “The Dancing Giant”

“Dalam konteks kebencanaan, kapabilitas tersebut kami gerakkan secara terkoordinasi. Bukan sebagai respons yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan sebagai satu kekuatan Bio Farma Group untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung penanganan dan pemulihan yang lebih terpadu,” tambahnya.

Sinergi ini menunjukkan bagaimana kapabilitas perusahaan dapat diterjemahkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi Bio Farma Group, kinerja perusahaan tidak hanya tercermin dari capaian bisnis dan operasional, tetapi juga dari kemampuannya mengoptimalkan kompetensi inti dan sumber daya yang dimiliki untuk menghadirkan nilai sosial, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Respons penanggulangan bencana tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Bio Farma Group untuk bergerak dari kinerja menuju dampak, memperluas manfaat kesehatan bagi masyarakat, memperkuat ketahanan kesehatan nasional, serta mendukung terciptanya nilai jangka panjang melalui pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

 Melalui sinergi Bio Farma, Kimia Farma Group, Indofarma beserta seluruh entitas terkait, Bio Farma Group berkomitmen untuk terus bergerak bersama pemerintah serta pemangku kepentingan terkait dalam mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana gempa bumi di NTT.

Komitmen tersebut sekaligus menegaskan peran Bio Farma Group sebagai bagian dari ekosistem Danantara dalam memastikan kapabilitas perusahaan untuk hadir dan memberikan dampak nyata ketika masyarakat membutuhkan.

 

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DPRD Jabar Soroti Kinerja Pemprov dari LKPJ 2025

2 April 2026 - 20:30 WIB

Kasus Campak Melonjak, Dinkes Jabar Akselerasi ORI

2 April 2026 - 19:27 WIB

Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Lakukan WFH Sekali dalam Satu Pekan

2 April 2026 - 19:19 WIB

Idrus Marham Pastikan, Musda XI Golkar Jabar Jadi Momentum Perkuat Komitmen untuk Rakyat

2 April 2026 - 19:04 WIB

Pemkot Cimahi Laksanakan Rapat Koordinasi Pembagunan Underpass Gatot Subroto

20 Januari 2026 - 11:28 WIB

Raih Medali di SEA Games 2025 Thailand, UPI Bebaskan UKT Selama Dua Semester

12 Januari 2026 - 13:21 WIB

Trending di Beranda