Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Berita Daerah · 28 Sep 2024 16:21 WIB

Daun Kelor: Makanan Super Kaya Nutrisi untuk Kesehatan yang Optimal


					Daun Kelor: Makanan Super Kaya Nutrisi untuk Kesehatan yang Optimal Perbesar

BANDUNG – Indonesia Emas 2045 merupakan sebuah keniscayaan, syaratnya asal sumber daya manusia (SDM) tidak gagal tumbuh.

Sebagai bentuk dukungan menggapai Indonesia Emas 2045, dr Theresia Monica Rahardjo atau kerap disapa Dok Mo tak habis-habisnya menggencarkan sosialisasi manfaat daun kelor, untuk mengatasi prevalensi stunting atau gagal tumbuh.

Sebab stunting merupakan ancaman besar bagi bangsa mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dok Mo mengatakan, sejatinya pemerintah dan masyarakat tidak perlu repot mengatasi stunting. Solusi paling sederhana dan hemat adalah, membudidayakan pohon kelor secara massif.

Baca Juga :  Kesira Gerindra Kolaborasi dengan Sahabat Bang Dasco Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Zero Stunting Menjadi Misi Utama

Tumbuhan tropis bernama latin Moringa Oleifera ini kata Dok Mo, memiliki banyak sekali manfaat, khususnya mengatasi stunting. Tidak hanya untuk mencegah, tetapi juga mengobati prevalensi stunting tersebut.

Maka dari itu, Dok Mo berharap pemerintah dan masyarakat dapat saling bersinergi, bagaimana memassifkan pohon kelor sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Supaya bukan hanya menghapus stunting, juga memastikan kebutuhan nutrisi terjaga.

“Semua dari pohon kelor dapat dimanfaatkan. Paling banyak dan bagus komposisi nutrisinya, adalah daun kelor. Berdasarkan penelitian, daun kelor dapat digunakan untuk membantu mengatasi kondisi stunting dan juga untuk sumber nutrisi,” ujar Dok Mo di kediamannya, Jalan Mekarsari, Kota Bandung, Sabtu 28 September 2024.

Baca Juga :  Kesira Gerindra Kolaborasi dengan Sahabat Bang Dasco Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Zero Stunting Menjadi Misi Utama

Tidak hanya stunting, dari hasil penelitian lanjut Dok Mo, daun kelor juga bisa menjadi suplemen anti kanker dan anti inflamasi.

“Jadi manfaat daun kelor sangat luar biasa,” ucapnya.

Hebatnya lagi kata dia, pengembangbiakan daun kelor sangat mudah dan tidak butuh banyak usaha. Selain mudah ditanam, juga cocok dengan iklim Indonesia yang tropis.

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dies Natalis ke-72 UPI: Dorong Hasil Riset Dosen Jadi Produk Massal dan Startup

20 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Samsat Purwakarta Luncurkan Inovasi Layanan Malam “SELAMAT”

19 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat di Akhir Pekan, Jasa Raharja Bandung Dukung Samsat Keliling Soekarno Hatta Minggu Pagi

18 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Jasa Raharja dan RS Hermina Teken MoU dan NDA, Perkuat Kolaborasi Integrasi Digital Pelayanan Korban Kecelakaan

17 Oktober 2026 - 08:32 WIB

INACA Apresiasi Kemitraan Strategis Jasa Raharja dalam Ekosistem Penerbangan Nasional

16 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

16 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Trending di Berita Daerah