Rencananya kata Vini, gerakan bersama memberantas sarang nyamuk akan dilakukan pada medio Mei 2024 mendatang. Sebagai salah satu skema anyar yang akan dilakukan Pemprov Jabar, dalam menekan kasus DBD.
“Pertengahan Mei In Syaa Allah. Sekarang sedang disiapkan koordinasi dengan lintas sektor,” ungkapnya.
Kasus tertinggi DBD di Jawa Barat pada 2024 terjadi di Kabupaten Bandung sebanyak 3.250 kasus, Kota Bogor 1.820 kasus, Kabupaten Bandung Barat 1.541 kasus, Kota Depok 1.370 kasus, Kabupaten Bogor 1.212 kasus dan Kota Bekasi 1.178 kasus.























