Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 16 Feb 2023 13:40 WIB

Kurang dari Sejam, 30 Ton Beras Medium Ludes di Tiga Lokasi


					Kurang dari Sejam, 30 Ton Beras Medium Ludes di Tiga Lokasi Perbesar

Salah satu warga Cibiru, Heni sudah datang sejak 07.30 WIB. Ia mengaku tahu informasi tersebut dari orang-orang di desanya.

“Setelah itu langsung saja ke sini. Harus menunjukkan KTP Bandung,” kata Heni.

Ia membeli dua kantong beras dengan total 10 kg. Menurutnya, dengan Operasi Pasar Beras Medium sangat membantu ia untuk memperoleh beras bagus dengan harga miring.

“Lumayan membantu, walaupun harus jauh-jauh ke sini. Sebab kalau di warung kan bisa berapa gitu ya (harganya), kalau di sini kan lumayan murah,” akunya.

Selain Heni, Aminah warga dari Jalan Wijaya Kusumah, Kelurahan Palasari mengaku datang membawa dua KTP karena anaknya menitipkan untuk beli beras juga. Namun, ternyata ia baru tahu jika satu orang hanya boleh menggunakan satu KTP.

Baca Juga :  Presiden Dorong Penerapan Teknologi untuk Turunkan Stunting di Daerah

“Tadi saya barusan antre dua KTP buat anak, tapi ternyata tidak bisa. Harus satu orang satu KTP. (Antrenya) barusan tidak terlalu lama, alhamdulillah,” ungkap Aminah.

Ia mengungkapkan, operasi pasar beras medium sangat membantu. Soalnya jika membeli beras eceran harganya cukup mahal.

“Makanya kebetulan dapat harga yang murah seperti ini dengan kualitas yang bagus ya alhamdulillah. Bagus juga berasnya,” tuturnya.

Baca Juga :  HARSIARDA 2024, Sekda Herman: Penyiaran Berkeadilan bagi Seluruh Lapisan Masyarakat

Biasanya Aminah membeli beras eceran seharga Rp13.500 per kilogram. Namun, kini sudah naik mencapai Rp14.000 per kilogram.

Sementara itu, Yanti warga Ujungberung datang ke lokasi sejak pukul 08.00 WIB. Saat ke sini, ternyata antrean sudah cukup panjang.

“Malah ada penjaga yang bilang kalau tidak akan kebagian. Tapi ya bismillah saja. Alhamdulillah ini dapat juga dua kantong,” kata Yanti.

Ia biasanya membeli beras dengan harga Rp13.000 per kilogram. Sehingga, operasi pasar ini sangat membantunya, meski datang jauh-jauh dan berdesakan.

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kolaborasi Akademisi dan Instansi, Survei Kajian Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Bogor

30 April 2026 - 12:30 WIB

Opsgab Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak di Padalarang

30 April 2026 - 07:12 WIB

Samsat Haurgeulis Glorifikasikan “Gebyar Apresiasi” Kepatuhan Wajib Pajak di Desa Haurkolot

29 April 2026 - 10:42 WIB

Jasa Raharja Ajak Tenaga Pengajar untuk Peduli Keselamatan Lalu Lintas kepada Murid

29 April 2026 - 10:40 WIB

Pastikan Hak Korban Terpenuhi, Seluruh Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Kecelakaan KRL di Bekasi Sudah Terima Santunan Jasa Raharja

29 April 2026 - 07:14 WIB

Jasa Raharja Bogor Gelar Kegiatan Sigap Prioritas dan Sigap Instansi Bersama Mitra Samsat Depok II Cinere

28 April 2026 - 23:56 WIB

Trending di Berita Daerah