Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 3 Jul 2024 20:18 WIB

Program GeoTagging Stunting, 354 Praja IPDN Kemendagri Sasar Balita di Cirebon


					Program GeoTagging Stunting, 354 Praja IPDN Kemendagri Sasar Balita di Cirebon Perbesar

Selain program GeoTagging Stunting, lanjut Hadi, para praja juga melaksanakan program umum dengan melakukan praktik pembelajaran lapangan pada Organisasi Perangkat Daerah Kota Cirebon berdasarkan kekhususan program studi masing-masing.

“Hal ini bertujuan agar praja mampu mempraktikkan keilmuan program studinya dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan dan mampu menganalisa permasalahan atau fenomena pemerintahan yang terjadi berdasarkan perspektif keilmuan dan keahlian program studi masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih atas program GeoTagging yang dilaksanakan oleh satuan Praja Madya IPDN.

Baca Juga :  IPDN Kemendagri Mewisuda 1.221 Orang Praja, Mendagri Harap Lulusan IPDN Jadi Birokrat Terbaik

“Kami mengucapkan terimakasih kepada rektor dan seluruh praja, ini merupakan bekal yang akan kita jadikan rujukan utk melakukan intervensi terhadap penurunan angka stunting,” ujar Agus.

Sebagai informasi, kegiatan Magang III bagi 757 orang satuan Praja Madya di Kabupaten Majalengka pun telah selesai hari ini.

Adapun focus program yang dilaksanakan Praja Madya di Kabupaten Majalengka adalah kegiatan pendampingan program Regsosek dengan melakukan validasi dan verifikasi data kemiskinan dengan memanfaatkan teknologi digital melalui Aplikasi Bangkit Majalengka.

Baca Juga :  IPDN Kemendagri Mewisuda 1.221 Orang Praja, Mendagri Harap Lulusan IPDN Jadi Birokrat Terbaik

Praja IPDN berhasil melaksanakan validasi dan verifikasi data terhadap 50.058 KK yang oleh mereka dikelompokan menjadi 5 kategori yakni kategori sangat miskin berjumlah 4.159 KK, kategori miskin berjumlah 13.356 KK, kategori rentan miskin sejumlah 19.658 KK, kategori tidak miskin sejumlah 9.545 KK dan kategori pindah/meninggal sebanyak 3.264 KK.

Pj. Bupati Majalengka, Dr. H. Dedi Supandi., S.STP., M.Si mengatakan bahwa data yang dikumpulkan oleh praja IPDN akan menjadi bekal data bagi Pemda untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kab. Majalengka.

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Manfaatkan AI Tanpa Gantikan Tutor, Edupoint.id Personalisasi Les Privat dan Bimbel untuk 70.000+ Pelajar di 60+ Kota di Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 20:05 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Ditlantas Polda Jabar Matangkan Kolaborasi Hari Bhayangkara ke-80, Siapkan Pameran Traffic Accident Analysis (TAA) dan Program Polantas Menyapa Ojol

12 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Terima Kunjungan Kepala Bapenda Jawa Barat Bahas Program Kerja Samsat serta Langkah Strategis Peningkatan Pelayanan Masyarakat

12 Juni 2026 - 19:32 WIB

Kolaborasi Tim Pembina Samsat Depok dan Badan Keuangan Daerah dalam Sosialisasi Implementasi UU HKPD untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah

12 Juni 2026 - 18:57 WIB

PT Jasa Raharja Koordinasi dengan Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya untuk Percepatan Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Cianjur Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor di Terminal Pasir Hayam dan Tugu Lampu Gentur

11 Juni 2026 - 19:12 WIB

Trending di Berita Daerah