“Semoga dalam prosesnya bisa lebih cepat dari perbankan dan syaratnya dipermudah,” harapnya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang hadir dalam kegiatan sosialisasi itu juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Bank Mandiri khususnya kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan beserta jajarannya serta para Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan
dari REI, Apersi, Asperumnas, Pengembang Indonesia dan Ketua BP Tapera serta jajaran Eselon I Kementerian PKP yang terus mendukung dan bekerja keras untuk melakukan sosialisasi dan penyaluran KUR Perumahan baik dari sisi demand dan supply.
“KUR Perumahan ini terobosan luar biasa, di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan belum pernah sejak jaman Indonesia merdeka dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain program rumah subsidi juga BPHTP, BPG sudah dikasih gratis sama Presiden Prabowo. Kemudian untuk juga PPN DTP lanjut sampai bulan Desember. Jadi, Pak Prabowo betul-betul pro rakyat, kebijakannya dan ini akan membuat sektor perumahan akan meningkat,” tandasnya.
Pada kegiatan sosialisasi tersebut, Menteri PKP menilai Bank Mandiri sangat siap dalam kegiatan penyaluran KUR Perumahan. Dirinya juga mengecek langsung dalam kegiatan sosialisasi ini developer paling banyak yang datang, UMKM juga banyak, pemilik toko bangunan artinya tempat sasaran yang diundang. Pola interaksinya
juga bagus dan ada dialog antara peserta dengan pihak pemerintah, perbankan dan pengembang sehingga peserta bisa memahami dan mengerti manfaat KUR Perumahan ini.
Menteri PKP optimis dengan anggaran KUR Perumahan Rp 130 Triliun merupakan wujud program pro rakyat Presiden Prabowo Subianto agar mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja dan menyerap
tenaga kerja di sektor perumahan Indonesia.
























