Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 19 Sep 2025 21:53 WIB

Sosialisasi program penguatan ekosistem perumahan (Gotong Royong Perumahan, Wujudkan Kemandirian Indonesia Maju) Wujudkan program pro rakyat Presiden Prabowo


					Sosialisasi program penguatan ekosistem perumahan (Gotong Royong Perumahan, Wujudkan Kemandirian Indonesia Maju) Wujudkan program pro rakyat Presiden Prabowo Perbesar

BANDUNG – Sejumlah pengembang rumah bersubsidi serta pemilik toko material bangunan di wilayah Jawa Barat mengaku siap memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan untuk meningkatkan usahanya sekaligus mendukung program pembangunan perumahan bagi masyarakat. Mereka menilai adanya subsidi suku bunga pemerintah sebesar 5 persen sangat membantu dan bermanfaat sekali karena membuat suku bunga pinjaman modal menjadi lebih rendah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah seorang pemilik Toko Bangunan dari Cirebon, Yasin mengaku sangat tertarik untuk ikut program KUR Perumahan ini.
Selain bisa untuk membantu permodalan, dirinya juga menilai program ini sangat tepat saat ini.

“Saya siap ikut memanfaatkan KUR Perumahan ini,” ujarnya saat berdialog dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait hadir pada acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan bertajuk Sosialisasi Program Penguatan Ekosistem Perumahan (Gotong Royong Perumahan, Wujudkan Kemandirian Indonesia Maju) yang dilaksanakan oleh Bank Mandiri di Hotel Crowne Plaza, Kota Bandung, Jum’at (19/9/2025).

Hal senada juga disampaikan oleh Ita, salah seorang pengembang rumah subsidi dari Garut. Dirinya mengaku akan membangun lebih banyak rumah subsidi di Garut dengan KUR Perumahan.

“Tahun ini saya membangun 213 rumah subsidi di Garut. Saya ingin memanfaatkan KUR Perumahan khususnya Kredit Program Perumahan untuk modal supaya
tahun depan bisa membangun 500 unit rumah subsidi,” terangnya.

Menurutnya, dengan subsidi suku bunga 5 persen tentunya akan membantu para pengembang untuk menjalankan usahanya karena bisa menurunkan suku bunga pinjaman dari perbankan.

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Job Fair Universitas Widyatama Sukses Hadirkan Ribuan Pengunjung dalam Dua Hari

16 April 2026 - 12:45 WIB

Jasa Raharja Indramayu Masifkan Sosialisasi Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak 2026

16 April 2026 - 08:25 WIB

Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat, Pelatihan Pertolongan Gawat Darurat Digelar di Desa Wadas

15 April 2026 - 08:42 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Perkuat Koordinasi dengan Organda untuk Tingkatkan Kepatuhan dan Perlindungan Penumpang Umum

15 April 2026 - 08:36 WIB

Menteri PKP meninjau Rusun ASN Kejati Jabar Lampaui Target Pembangunan

14 April 2026 - 11:45 WIB

Sinergi Bersama Stakeholder, Jasa Raharja Bogor Dukung Operasi Gabungan

14 April 2026 - 08:39 WIB

Trending di Berita Daerah