“Jadi tentunya kita berharap Jawa Barat menjadi pionir dalam transisi energi, karena kita potensinya ada dan seharusnya bisa,” imbuhnya.
Sementara Kepala ESDM Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih menjelaskan bauran energi di Jabar sejauh ini baru mencapai 24 persen.
Pihaknya berharap ini dapat terus meningkat, melalui serangkaian upaya menjemput investor. Salah satunya lewat agenda tahunan Pemprov Jabar, West Java Investment Summit.
“Target tahun depan (ada) investasi. Masih diolah di West Java Investment Summit. Kita masih bridging dan investor meeting,” tandasnya.



























