Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Breaking News · 27 Agu 2025 15:14 WIB

HCM Talks 2025 SBM ITB: Maksimalkan Peran Gen Z dalam Bisnis Berkelanjutan


					HCM Talks 2025 SBM ITB: Maksimalkan Peran Gen Z dalam Bisnis Berkelanjutan Perbesar

BANDUNG – Sekolah Bisnis Manajemen Institut teknologi Bandung (SBM ITB) sukses menyelenggarakan seri kedua HCM Talks 2025, bekerja sama dengan berbagai mitra industri sebagai sarana penghubung antara praktisi dan akademisi, pada Rabu (27/8/2025).

Acara ini mengangkat tema “Unleashing Gen Z’s Potential for Business Sustainability of Companies”, yang mencakup talkshow, konsultasi, dan pembahasan wawasan industri.

Acara dibuka oleh Prof Togar Mangihut Simatupang, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek sekaligus Guru Besar SBM ITB, yang menyampaikan visi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%. Ia menyoroti tantangan negara yang telah berada di middle-income trap selama 30 tahun, dengan pertumbuhan ekonomi melambat pada 2000–2024 menjadi rata-rata 4,88%.

“Untuk mencapai pertumbuhan 8%, kita perlu menggandakan nilai tambah melalui penguatan transformasi industri pada 2025–2029, termasuk percepatan transformasi, ekspansi global, dan pemanfaatan momentum Indonesia Emas 2045, terutama di sektor manufaktur,” ujar Prof Togar dalam siaran persnya.

HCM Talks terbagi menjadi tiga sesi utama dan satu sesi ice-breaking dari Populix. Sesi pertama, bertema Building Purpose-Driven Work Culture for Gen Z Engagement, menghadirkan Prof. Hazel Gruenewald dari Jerman.

Baca Juga :  SBM ITB Hadirkan Wali Kota Bandung Bahas Budaya Etika dan Tata Kelola Pemerintahan

Hazel menekankan bahwa Generasi Z bukan malas bekerja, melainkan mengutamakan pekerjaan yang bermakna, dengan fokus pada etika, kesejahteraan, dan budaya kerja yang berorientasi pada tujuan.

Hazel juga menyarankan perusahaan menanamkan keaslian, inklusi, fleksibilitas, serta peluang pengembangan diri, agar Gen Z dapat berkembang, berinovasi, dan bertahan di perusahaan yang sejalan dengan nilai-nilai mereka.

Sesi kedua, bertema “The Power of Gen Z Distinctive Strength Future Leaders”, menyoroti pentingnya mengubah stereotip terhadap Gen Z di dunia kerja. Willy Sarlan menegaskan bahwa Gen Z berani bertanya, mencari makna, dan berorientasi pada dampak.

“Perusahaan perlu memberikan peluang pemberdayaan, tanggung jawab, dan makna dalam pekerjaan agar Gen Z dapat berkembang menjadi pemimpin yang baik,” katanya.

Dr. Ir. Yuni Ros Bangun menambahkan apresiasi terhadap keberhasilan Unilever yang menjadi perusahaan favorit Gen Z karena komitmennya mendorong kepemimpinan di setiap karyawan. Hal ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat menyesuaikan budaya kerja untuk mengoptimalkan potensi generasi baru.

Baca Juga :  Guru Besar SBM ITB Sampaikan Orasi Ilmiahnya

Sesi ketiga, bertema “Managing Gen Z & National Resilience: Preserving Identity, Shaping the Future”, menghadirkan Dirgayuza Setiawan dan Lanny Wijaya. Diskusi dimulai dengan pemaparan mengenai pemanfaatan teknologi, kecerdasan buatan (AI), soft & hard skill, serta green skill sebagai kunci menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

Selain itu, keduanya menekankan pentingnya pengembangan profesional T-shaped dan penerapan growth mindset. Dengan pendekatan ini, Generasi Z dapat berkembang, berinovasi, dan tetap relevan di industri yang terus berubah, sekaligus siap menghadapi tuntutan kolaborasi lintas generasi.

Melalui HCM Talks ini, SBM ITB berharap para peserta tidak hanya hadir, tetapi juga terinspirasi untuk terlibat secara aktif, mengambil inisiatif, dan menjadi bagian penting dalam pengembangan serta inovasi di organisasi masing-masing, sehingga ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat langsung diterapkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tel-U Gelar Connexus 2026, Perkuat Ekosistem dan Talenta Kabel Bawah Laut di Asia-Pasifik

14 September 2026 - 16:04 WIB

Telkom University Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Cetak Dokter Masa Depan Berbasis Teknologi Digital

2 September 2026 - 08:07 WIB

13 Ribu Mahasiswa Baru UPI Donasikan Pohon, Wujudkan Kampus Hijau

19 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Dari Botol Bekas Jadi Meja dan Kursi: Dosen Universitas Widyatama Latih Warga Binaan Lapas Sukamiskin Berkreasi dengan Ecobrick

18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

UPI Didorong Beri Masukan Strategis untuk Kebijakan Pendidikan Nasional

18 Agustus 2026 - 12:31 WIB

UPI Dorong Budaya Riset Pelajar Indonesia di Kinabalu melalui Workshop Penyusunan Proposal Penelitian

17 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Trending di Pendidikan