Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 28 Mei 2024 11:28 WIB

Ini Konsekuensi Bila PPDB 2024 di Jabar Tidak Bersih


					Ini Konsekuensi Bila PPDB 2024 di Jabar Tidak Bersih Perbesar

BANDUNG – Tidak tanggung-tanggung, dua kursi kepala dinas dipertaruhkan, di pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 agar dapat berjalan lancar dan transparan.

Ini sekaligus menjadi pembuktian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bahwa mereka tidak main-main untuk memastikan pelaksanaan PPDB 2024 berjalan sesuai harapan.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan, dua kursi kepala dinas definitif yang dipertaruhkan yakni Wahyu Mijaya di Dinas Pendidikan dan Ade Afriandi selaku Kepala Satpol PP Jabar.

Dimana Ade yang turut menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kadisdik Jabar ikut menandatangani pakta integritas dan siap mundur sebagai Kasatpol PP, bila PPDB 2024 tidak berjalan transparan.

Baca Juga :  Jumlah Siswa Dianulir Bertambah 2 Orang di PPDB 2024

“Saya menyambut baik penandatanganan pakta integritas ini. Apalagi Pak Ade walaupun hanya Plh, beliau menandatangani. Berarti kalau ada apa-apa, beliau dicabut yang mana? Dua-duanya, sebagai Plh-nya (Kadisdik) dan sebagai definitif Kasatpol PP-nya,” ujar Bey Machmudin usai menyaksikan penandatanganan pakta integritas PPDB 2024 tingkat operator, di SMAN 8, Kota Bandung, Selasa 28 Mei 2024.

Baca Juga :  Disdik Jabar Lakukan Simulasi Secara Simultan, Jelang Pembukaan PPDB 2024 Pekan Depan

Selain itu, Bey Machmudin turut mengapresiasi para operator yang ikut menandatangani pakta integritas, dimana siap mundur dari posisinya jika pelaksanaan PPDB 2024 di Jabar terjadi kecurangan.

“Saya menyambut baik, karena sampai operator (tandatangani pakta integritas). Kalau operator biasanya hanya sebagai pelaksana, sekarang menandatangani pakta integritas dan saya sangat menyambut baik,” ucapnya.

Sikap ini lanjut dia, akan menjadi katalisator seluruh panitia pelaksana PPDB 2024 dalam mewujudkan pelaksanaannya secara bersih dan jujur.

Artikel ini telah dibaca 146 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas

27 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI

27 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon

27 Agustus 2026 - 00:41 WIB

Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

27 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Di AIIF 2026, Dirut Jasa Raharja Paparkan Masa Depan Perlindungan Publik Berbasis AI

27 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Ciamis Laksanakan Operasi Khusus di PT Risma Jaya Transport

26 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Trending di Berita Daerah