Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 28 Mei 2024 11:28 WIB

Ini Konsekuensi Bila PPDB 2024 di Jabar Tidak Bersih


					Ini Konsekuensi Bila PPDB 2024 di Jabar Tidak Bersih Perbesar

“Tentunya ini mendorong kita untuk melakukan PPDB yang  bersih, transparan dan betul-betul sesuai aturan,” imbuhnya.

Bey Machmudin melanjutkan, launching PPDB dimulai pada 3 Juni mendatang. Dimana nantinya para siswa dapat melakukan pendaftaran secara online, melalui aplikasi Sapawarga.

Dia juga meminta kepada seluruh pihak, untuk tidak segan melaporkan bila ditemukan adanya indikasi kecurangan. Baik itu jual beli kursi, maupun siswa titipan dari oknum tertentu.

“Silakan teman-teman, kalau ada yang tahu. Satu kursi berapa juta, laporkan pada kami. Kami akan tindak tegas. Kami juga kerjasama dengan Saber Pungli, jadi kalau ada titip-titip,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemprov Jabar dan Forkopimda Tandatangani Komitmen Bersama, Sepakat Jaga PPDB 2024

Tidak hanya itu, PPDB 2024 yang bersih tidak hanya di tingkat SMA/SMK dan SLB. Tetapi juga di kota/kabupaten yang menaungi SD dan SMP.

Dia pun memastikan, pemerintah akan merespon cepat setiap adanya aduan guna menjamin transparansi pelaksanaan PPDB 2024.

“Kami mohon teman-teman media untuk terus beritakan bahwa PPDB 2024 di Jawa Barat, di seluruh kota/kabupaten harus bersih, tidak ada titipan dan tidak ada orang dalam dan sebagainya,” pintanya.

Baca Juga :  Ini Jumlah Kuota yang Disiapkan untuk PPDB 2024, Tingkat SMK/SMA

Selain itu, Bey Machmudin turut mengimbau kepada orangtua untuk tidak melakukan manuver melakukan kecurangan, bila anaknya gagal atau tidak diterima di sekolah yang diinginkan.

“Mohon diedukasi masyarakat kita, bahwa tidak diterima di sekolah itu (yang diinginkan), bukan akhir dari segalanya. Masih banyak sekolah lain. Mereka menata dengan baik kok. Sekolah swasta juga sudah banyak yang bagus. Jadi artinya jangan hanya tertuju pada satu sekolah. Jadi mulai diberitahukan kepada masyarakat,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 149 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

25 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Jasa Raharja Karawang Kunjungi RS Amanda Mitra Keluarga, Percepat Verifikasi Klaim Korban Kecelakaan Lalu Lintas

24 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Kunjungi Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu-Lintas, Pastikan Santunan Diserahkan Dengan Tepat

23 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gencarkan Edukasi Keselamatan Melalui Aksi Simpatik di Daerah Rawan Laka  

23 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Sasar Pengguna Jalan di Exit Tol Bocimi, Samsat Cibadak Perkuat Upaya Peningkatan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

23 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Trending di Berita Daerah