Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 30 Agu 2024 16:50 WIB

Mumtaz Fest dan West Java Modest Fashion 2024, Momentum Pemprov Jabar Genjot Industri Fesyen


					Mumtaz Fest dan West Java Modest Fashion 2024, Momentum Pemprov Jabar Genjot Industri Fesyen Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar agenda tahunan bertajuk Mumtaz Fest, yang dirangkaikan dengan West Java Modest Fashion 2024 di Masjid Raya Al Jabbar selama tiga hari, 30-31 Agustus dan 1 September 2024.

Mumtaz Fest dan West Java Modest Fashion 2024 ini diharapkan, dapat menjadi momentum Jabar menuju pusat fesyen atau mode dunia, seperti yang dicita-citakan pemerintah pusat.

Plh Asda I Setda Pemprov Jabar Dodo Suhendar menuturkan, sebab itu perlu dilakukan upaya, salah satunya Mumtaz Fest dan West Java Modest Fashion 2024.

Baca Juga :  ASN di Jabar Didorong Perkuat Ibadah Sosial

Sehingga tidak hanya mengembangkan fesyen, tetapi juga mendorong UMKM terus berkembang dan naik kelas. Dimana tentunya juga akan berdampak pada kian luasnya lapangan kerja.

“Bagaimana geliat ekonomi masyarakat bisa kita fasilitasi. UMKM kita kembangkan dan mengangkat modest,” ujar Dodo kala meninjau stand UMKM pada rangkaian Mumtaz Fest, yang dirangkaikan dengan West Java Modest Fashion 2024 di Masjid Raya Al Jabbar, Jumat 30 Agustus 2024.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat Rachmat Taufik Garsadi menambahkan, banyak negara yang menggunakan produk Indonesia khususnya dari Jabar dan kemudian dikemas ulang, dimana akhirnya menjadikan mereka sebagai pengekspor mode dunia.

Baca Juga :  Pekan Ini Pemprov Jabar Efektif Terapkan Emission Free Zone di Gedung Sate  

Seperti Malaysia, menjadi pengekspor terbesar kedua dunia untuk modest atau fesyen. Padahal sumber barang mereka berasal dari Jabar, antaranya Soreang Kabupaten Bandung dan Tegalgubug Kabupaten Cirebon.

“Mereka branding ulang. Pemerintah lusat mencanangkan Indonesia jadi pusat modest dunia. Paling menunjang Indonesia jadi pusat modest dunia itu kita, Jawa Barat. Makanya selama kegiatan ini kita ajak seluruh stakeholders bagaimana buat rencana lima tahun ke depan,” kata Taufik.

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Utama Jawa Barat Salurkan Santunan Rp179,62 Miliar pada Semester I 2026

24 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jasa Raharja Karawang Gelar Pelatihan PPGD di Kecamatan Telagasari untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Korban Kecelakaan

22 Juli 2026 - 08:44 WIB

Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pajak Kendaraan Bermotor dan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Santing Kecamatan Losarang

22 Juli 2026 - 08:34 WIB

Hari Kedua Operasi Gabungan, Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Kota Tasikmalaya Intensifkan Kepatuhan Pajak Kendaraan di Bundaran Linggajaya

22 Juli 2026 - 08:07 WIB

Optimalisasi Pendapatan PKB dan SWDKLLJ, PJ Samsat Kota Banjar Laksanakan GASPOLL di Kelurahan Neglasari dan Balokang

22 Juli 2026 - 08:03 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Gelar MUKL dengan Layanan Kesehatan Gratis bagi Kru PO Doa Ibu

22 Juli 2026 - 08:00 WIB

Trending di Berita Daerah