Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 7 Mei 2025 20:20 WIB

Usai Resmikan 3 Gedung Fakultas Baru IPDN, Menko AHY Ingatkan Hal Ini Pada Praja


					Usai Resmikan 3 Gedung Fakultas Baru IPDN, Menko AHY Ingatkan Hal Ini Pada Praja Perbesar

SUMEDANG – Menteri Kordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono., M.Sc., M.PA., M.A meresmikan tiga gedung Fakultas baru Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Ketiga gedung Fakultas itu yakni Fakultas Manajemen Pemerintahan, Fakultas Politik Pemerintahan dan Fakultas Perlindungan Masyarakat.

Dalam peresmiannya, Menteri AHY didampingi oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Diana Kusumawati., M.T dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M.

Kegiatan peresmian gedung fakultas, juga dirangkai dengan Kuliah Umum Menko AHY dihadapan seluruh civitas akademika IPDN, yang menyampaikan 3 poin besar terkait tantangan global saat ini.

Baca Juga :  Soroti Perkembangan Jaman, Tito Karnavian Yakin IPDN Makin Maju dan Unggul

“Ada tiga poin besar, diantaranya bagaimana membangun Indonesia hari ini dan masa depan. Praja harus aware terkait tantangan global saat ini,” ucap AHY.

Menurutnya, isu Global Population, dimana pada tahun 2050 diprediksi penduduk dunia menjadi 10 Miliar dan peningkatan tersebut berbanding terbalik dengan sumber daya alam yang semakin terbatas.

“Inilah yang nantinya memicu eskalasi persaingan antar negara mendapatkan sumber daya alam yang pada ujungnya akan memicu peperangan”, ujar AHY.

Baca Juga :  Sekda Pemprov Jabar Herman Suryatman Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan dari IPDN

Selain itu, lanjut AHY, perubahan iklim juga menjadi ancaman non tradisional yang berpotensi menganggu stabilitas keamanan dunia dan masih banyak lagi.

“Sebagai kader pemerintahan, praja jangan hanya fokus kepada tugas administrative tapi ciptakan pula sistem birokrasi yang adaptif, inovatif dan berkelanjutan. Berikan pelayanan publik yang cepat, tepat dan transparan,” bebernya.

AHY meyakini bahwa praja IPDN merupakan arsitek tata kelola pemerintahan dan penjaga arah perjalanan bangsa ke depan.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Melaksanakan Pendataan Kendaraan Bersama Mitra Terkait

3 April 2026 - 08:55 WIB

DPRD Jabar Soroti Kinerja Pemprov dari LKPJ 2025

2 April 2026 - 20:30 WIB

Kasus Campak Melonjak, Dinkes Jabar Akselerasi ORI

2 April 2026 - 19:27 WIB

Pemprov Jabar Imbau Perusahaan Lakukan WFH Sekali dalam Satu Pekan

2 April 2026 - 19:19 WIB

Idrus Marham Pastikan, Musda XI Golkar Jabar Jadi Momentum Perkuat Komitmen untuk Rakyat

2 April 2026 - 19:04 WIB

Jasa Raharja Perkuat Program SIGAP Prioritas dan SIGAP Instansi untuk Tingkatkan Pendapatan SWDKLLJ dan Optimalisasi Perlindungan Korban Laka Lantas

2 April 2026 - 09:09 WIB

Trending di Headline