Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 6 Mei 2024 18:36 WIB

Aglomerasi DKJ, Pemprov Jabar Tunggu Pembahasan dari Bappenas


					Aglomerasi DKJ, Pemprov Jabar Tunggu Pembahasan dari Bappenas Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku akan menunggu pembahasan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), terkait aglomerasi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Sebab kata Bey Machmudin, jangan sampai wacana pembentukan DKJ yang melibatkan sebagian wilayah Jawa Barat seperti Bogor, Bekasi dan Depok, menyalahi regulasi saat ini.

“Kami minta pembahasan khusus dengan Bappenas dulu bagaimana ini, supaya saat pelaksanaan tidak ada bertentangan dengan peraturan,” ujarnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 6 Mei 2024.

Baca Juga :  Bey Machmudin Akui Sedih, Banyak Lansia Banting Tulang di Masa Tua

Pihaknya berharap, Bappenas dapat melakukan focus group discussion dengan melibatkan Pemprov Jabar, dalam melakukan pembahasan terkait aglomerasi DKJ.

“Jadi kami minta Bappenas semacam FGD. Kami Pemprov, DPRD (Provinsi Jabar), Bappenas, Kementerian Keuangan (untuk membahas aglomerasi),” ucapnya.

Baca Juga :  Bey Machmudin Minta Disdik Jangan Segan Anulir Hasil Pengumuman PPDB, Bila Ditemukan Kecurangan

Seperti diketahui, pemerintah pusat berencana melakukan aglomerasi DKJ yang melibatkan sejumlah kota/kabupaten dari tiga provinsi yakni Jabar, DKI Jakarta dan Banten.

Dimana tujuannya, harmonisasi wilayah penyangga ibu kota dalam sinkronisasi program, terutama mengatasi persoalan bersama, yang salah satunya adalah terkait penanganan bencana banjir.

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Komitmen Anti Penyuapan: Pos Properti Indonesia Raih Sertifikat SNI ISO 37001:2025

18 September 2026 - 16:12 WIB

Bio Farma Group Satukan Sumber Daya Kesehatan Terpadu untuk Mendukung Penanganan Bencana di Nusa Tenggara Timur

23 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Helmy Yahya Promosikan Potensi Investasi Rebana Metropolitan di Hadapan Investor Malaysia

20 Juli 2026 - 12:02 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, inDrive Hadirkan Solusi Pengiriman untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis Lokal

14 Juni 2026 - 09:35 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Distribusikan Ratusan Paket Protein Hewani, Wujudkan Kepedulian di Momen Idul Adha 1447 H

30 Mei 2026 - 11:58 WIB

Pemerintah Salurkan SPHP Jagung di Jawa Barat, Tekan Beban Produksi Peternak Unggas di Wilayah Bandung Raya

14 Mei 2026 - 23:29 WIB

Trending di Berita Ekonomi