Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Bandung · 30 Agu 2025 08:44 WIB

ITB Mewisuda 2.727 Jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor, Ini Kata Prof Tata


					ITB Mewisuda 2.727 Jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor, Ini Kata Prof Tata Perbesar

BANDUNG – Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan Wisuda Ketiga Tahun Akademik (TA) 2024/2025 pada Jumat-Minggu (29–31/8/2025) di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Jalan Tamansari, Bandung. Pada periode ini, ITB mewisuda sebanyak 2.727 wisudawan dari jenjang sarjana, magister, dan doktor.

Jumlah tersebut terdiri atas 1.525 wisudawan program sarjana, 1.062 wisudawan program magister, dan 140 wisudawan program doktor. Dari keseluruhan lulusan, tercatat 98 wisudawan lulus dengan predikat summa cum laude, 155 wisudawan dengan predikat magna cum laude, serta 505 wisudawan dengan predikat cum laude.

Rektor ITB, Prof Tatacipta Dirgantara, menyampaikan bahwa tujuan pendidikan bukan sekadar melahirkan orang pandai, melainkan membentuk manusia yang merdeka. Ia menganalogikan ilmu pengetahuan sebagai pohon muda yang tumbuh kokoh, memberi teduh, oksigen, serta buah yang bermanfaat bagi kehidupan di sekitarnya.

Rektor pun mengingatkan pentingnya integritas dan karakter dalam mengiringi ilmu pengetahuan. Ia mengutip pesan Bung Karno dan Mohammad Hatta bahwa pembangunan bangsa harus berlandaskan pembangunan karakter yang kuat. “Kejujuran dan integritas adalah fondasi agar ilmu dan kemampuan benar-benar bermakna. Indonesia menanti karya-karya terbaikmu,” ujarnya.

Prof Tata juga berharap agar seluruh lulusan ITB terus berkontribusi bagi bangsa. “Bangsa ini akan besar, bermartabat, dan jaya jika dibangun di atas karakter yang kokoh dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dorong Transformasi Festival Seni ke Skala Nasional, Pasar Seni ITB 2025 Siap Digelar

Sementara itu, sambutan perwakilan wisudawan disampaikan oleh Ibnu Hafiz Satria, dari Program Studi Teknik Perminyakan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus menyampaikan terima kasih kepada orang tua, dosen, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya hingga akhirnya ia dapat berdiri di mimbar wisuda.

Ibnu menyatakan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Ia berbagi kisah bagaimana motivasi kecil sejak masa sekolah hingga pengalaman hidup di Provinsi Riau, daerah penghasil minyak terbesar di Indonesia, telah mendorongnya berjuang menempuh studi di ITB.

“Alhamdulillah, berkat doa kedua orang tua dan bantuan dari semua pihak, proses mencari jawaban tersebut telah usai di dunia perkuliahan. Kini tiba waktunya untuk melanjutkan pencarian jawaban di fase kehidupan berikutnya,” ungkapnya.

Ibnu juga mengajak rekan-rekan wisudawan untuk terus menjaga integritas, berkontribusi nyata di tengah masyarakat, serta menjadi duta almamater ITB di manapun berada.

Baca Juga :  Road to wondr ITB Ultra Marathon 2025 Satukan Sportivitas, Silaturahmi, dan Kepedulian

“Wahai Putra Putri terbaik Bangsa, kini tak ada lagi datang pagi untuk duduk di kelas, buka catatan, dengar perkuliahan. Bangunlah! Tugas mulia telah menanti kita semua. Jadilah insan yang bukan hanya mengejar kesuksesan pribadi, namun dapat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat,” pesannya.

Dalam wisuda kali ini, sejumlah wisudawan menorehkan capaian istimewa, antara lain:

-Program Sarjana: Michael Jonathan Halim (Teknik Informatika, STEI) meraih IPK tertinggi 3,99, sementara wisudawan termuda adalah Andi Safa Afianzar (Fisika, FMIPA) pada usia 20 tahun 1 bulan.

-Program Magister: Baihaqi Hakim (Magister Teknik Metalurgi, FTTM) meraih IPK sempurna 4,00, sedangkan wisudawan termuda adalah Muhammad Imron Catur Anoraga (Instrumentasi dan Kontrol, FTI) pada usia 21 tahun 7 bulan.

-Program Doktor: Ratri Widyastuti (Doktor Teknik Geodesi dan Geomatika, FTTM) memperoleh IPK 4,00, sementara wisudawan termuda adalah Mhd. Fauzi (Teknik Lingkungan, FTSL) pada usia 28 tahun 10 bulan.

Selain itu, penghargaan publikasi terbaik diberikan kepada Herbert Arthur Sigiro (Magister Teknik Elektro, STEI) atas publikasi pada jurnal internasional bereputasi, serta Mukti Priastomo (Doktor Farmasi, SF) atas kontribusinya dalam publikasi ilmiah di jurnal Q1–Q3.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tel-U Gelar Connexus 2026, Perkuat Ekosistem dan Talenta Kabel Bawah Laut di Asia-Pasifik

14 September 2026 - 16:04 WIB

Telkom University Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Cetak Dokter Masa Depan Berbasis Teknologi Digital

2 September 2026 - 08:07 WIB

13 Ribu Mahasiswa Baru UPI Donasikan Pohon, Wujudkan Kampus Hijau

19 Agustus 2026 - 09:37 WIB

Dari Botol Bekas Jadi Meja dan Kursi: Dosen Universitas Widyatama Latih Warga Binaan Lapas Sukamiskin Berkreasi dengan Ecobrick

18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

UPI Didorong Beri Masukan Strategis untuk Kebijakan Pendidikan Nasional

18 Agustus 2026 - 12:31 WIB

UPI Dorong Budaya Riset Pelajar Indonesia di Kinabalu melalui Workshop Penyusunan Proposal Penelitian

17 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Trending di Pendidikan