Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Religi · 6 Jan 2023 10:55 WIB

Kisah Habil dan Qabil, Awal mula Kurban dan Tumpah darah pertama di Dunia


					Kisah Habil dan Qabil, Awal mula Kurban dan Tumpah darah pertama di Dunia Perbesar

Saat itu pula api dengki, cemburu, dan dendam membara di hati Qabil. Amarahnya menggiring dia untuk membunuh saudara kandungnya. Itulah pertumpahan darah yang pertama terjadi di muka bumi yang merupakan darah Habil. Ini merupakan kesalahan kedua, setelah kesalahan pertama berupa pembangkangan yang terjadi di surga. Pembunuhan Habil menjadi kejahatan pertama di muka bumi, yang berwujud pertumpahan darah dan hingga kini pun masih terus berlangsung. Bani Adam sentiasa saling menumpahkan darah satu sama lainnya, ada yang membela kebatilan, ada pula yang mempertahankan keadilan, terkadang kedua kelompok sama-sama dalam kebatilan.

Baca Juga :  Samsat Purwakarta dan Subang Serta Seluruh Samsat di Jawa Barat Dibanjiri Wajib Pajak di Hari Pertama Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

Ketika kedua anak Nabi Adam ‘Alaihis Salam diminta untuk berkurban, pada hakikatnya hal itu merupakan ujian bagi keduanya. Karena Allah Mahakaya dan tidak membutuhkan apa pun pada alam semesta ini. Allah Subhanahu wa Ta’älä tidak butuh pengurbanan, tetapi Allah Subhanahu wa Ta’ala menilai niat hamba-Nya yang tebersit dalam dada:

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna). sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Ali Imran [3]:92).

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik, dan sebagian yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan kamu memejamkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. al-Baqarah [2]: 267).

Baca Juga :  Ciremai Fest 2024: Gerakkan Pariwisata dan Perkuat Pelestarian Gunung Ciremai

Karena Qabil tidak memiliki niat yang baik dan tulus, di mana dia ingin memberi Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan barang yang buruk, akibatnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menerima kurbannya.

Artikel ini telah dibaca 780 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Rumah Amal dan Paragon Salurkan Bingkisan Lebaran bagi Warga Terdampak Bencana di Sumatera

14 Maret 2026 - 21:01 WIB

Bey Machmudin Syukuri, Pelaksanaan Keberangkatan Jamaah Haji Berjalan Lancar

18 Mei 2024 - 19:55 WIB

Bey Machmudin Minta BIJB Jamin Kenyamanan Jamaah Haji

3 Mei 2024 - 15:15 WIB

Bey Machmudin Sidak BIJB Kertajati, Pastikan Kesiapan Embarkasi Haji

3 Mei 2024 - 15:00 WIB

Bey Machmudin Minta Kenyamanan Jamaah Haji BIJB Kertajati Terjamin

28 April 2024 - 13:04 WIB

Hadir Perdana di Bandung, Eleva Tawarkan Konsep Busana Syar’i Premium Bagi Muslimah

3 Februari 2024 - 12:37 WIB

Trending di Beranda